Lukas 9:22-25 Renungan


Injil Lukas 9:22-25

Luk 9:22Dan Yesus berkata: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”
Luk 9:23Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
Luk 9:24Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.
Luk 9:25Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?

Bahan Renungan

Adalah kesekian kalinya Yesus memberitakan kisah sengsaranya. Ia menyatakan diri bahwa akan ditolak, menanggung banyak derita hingga dibunuh dan bangkit pada hari yang ketiga.

Ilustrasi: teologiareformed.blogspot.com

Banyak orang diantarra kita memilih cara hidup dan tindakannya hanya mengikuti keinginan dan kemauan pribadi, seenaknya sendiri, sehingga hidup bersama kacau balau, terjadi pertengkaran yang mengarah ke permusuhan atau perceraian pasanga suami-istri.

Setiap orang” punya tanggung jawab untuk menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut Yesus. Apa pun latar belakang dan situasi orang itu. Ketika kita menyangkal tanggung jawab atas kebiasaan buruk kita. Pantang dan puasa dapat menjadi sarana untuk menyangkal diri. Marilah kita mohon kekuatan dari-Nya agar kita mampu untuk terus menyangkal diri dan memikul salib kita.

Kita diingatkan untuk menyangkal diri dan memikul salibnya setiap hari, artinya kita dipanggil untuk setia pada panggilan dan tugas pengutusan kita masing-masing antara lain mentaati dan melaksanakan aneka tata tertib yang terkait dengan panggilan dan tugas pengutusan. Para suami-isteri hendaklah mentaati janji perkawinan sampai mati, sebagai imam dan bruder serta suster hendaklah mentaati janji imamat atau kaul, sedangkan sebagai yang telah dibaptis marilah kita taati janji baptis.


Tulisan ini dipublikasikan di Renungan dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *