Jadwal Misa Live Streaming YouTube

Selama masa pandemi covid19, sebagian besar umat Katolik tidak dapat mengikuti perayaan Ekaristi di gereja seperti biasanya.

Meski masa New Normal atau kenormalan baru sudah berlaku, namun tetap perayaan Ekaristi secara online tetap dibutuhkan. maka, dibawah ini adalah daftar perayaan Ekaristi Live Streming yang di jadwalkan oleh Keuskupan Agung Jakarta.

Kerinduan umat Katolik akan perayaan Ekaristi dapat terobati dengan mengakses link dibawah ini.

Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke 54

Pesan Paus Fransiskus : Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke 54 Tahun 2020

“SUPAYA ENGKAU DAPAT MENCERITAKAN KEPADA ANAK CUCUMU (KEL 10:2)

HIDUP MENJADI CERITA

Paus Fransiskus
sumber gambar: wikipedia

Saya ingin mengkhususkan pesan tahun ini pada tema “Cerita”, karena saya yakin, supaya tidak tersesat, kita perlu menghirup kebenaran dari cerita-cerita yang baik: cerita yang membangun, bukan yang menghancurkan; cerita yang membantu untuk menemukan kembali akar dan kekuatan untuk bergerak maju bersama.

Di tengah-tengah hiruk-pikuk suara dan pesan membingungkan yang mengelilingi kita, kita membutuhkan cerita manusiawi, yang berbicara tentang diri kita sendiri dan segala keindahan di sekitar kita.

Sebuah cerita yang mampu memandang dunia dan peristiwa-peristiwa yang terjadi dengan penuh kelembutan, dan yang bisa menceritakan bahwa kita adalah bagian dari sebuah permadani yang hidup dan saling terhubung. Sebuah cerita yang dapat mengungkapkan jalinan benang yang menghubungkan kita satu sama lain.

  1. Menenun Cerita
Continue reading “Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke 54”

Gereja dan Dunia

Konsili Vatikan II dalam dokumen Gaudium et Spes, Art.1 antara lain berkata: “Kegembiraan dan harapan, duka, dan kecemasan manusia dewasa ini, terutama yang miskin dan terlantar, adalah kegembiraan dan harapan, duka, dan kecemasan murid-murid Kristus pula”. Kata-kata Konsili ini menunjukkan perhatian dan keprihatinan Gereja terhadap dunia. Namun, Gereja tidak berhenti pada perhatian dan keprihatinan saja. Gereja sungguh-sungguh mewartakan dan memberi kesaksian tentang “Kabar Gembira” kepada dunia, sambil belajar dan mengambil banyak nilai-nilai positif yang dimiliki dunia untuk perkembangan diri dan pewartaannya.

Kitab Suci dan Tradisi Sumber Iman akan Yesus Kristus

Kitab Suci dan Tradisi Gereja

Berbeda dengan Gereja-gereja Protestan, kita mengakui Kitab Suci dan Tradisi sebagai sumber iman. Antara keduanya, mana yang ada terlebih dahulu? Apakah Tradisi itu juga adalah Sabda Allah dan Wahyu Allah? Apa peran Tradisi itu sebenarnya? Kesan saya, Gereja Katolik mengutamakan Tradisi melebihi Kitab Suci. Benarkah?

Continue reading “Kitab Suci dan Tradisi Sumber Iman akan Yesus Kristus”

Makna Corpus Salib Katolik

Gereja Katolik memilih penggambaran corpus Kristus di salib, itu karena penggambaran tersebut lebih jelas menyampaikan inti ajaran Kristiani sebagaimana dikatakan oleh Rasul Paulus: “Aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa- apa di antara kamu, selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.” (1Kor 2:2). Rasul Paulus mengajarkan bahwa pewartaan iman Kristiani adalah iman akan Kristus yang disalibkan, sebab dengan salib suci-Nya inilah Yesus telah menebus dosa umat manusia.

Continue reading “Makna Corpus Salib Katolik”

SIFAT dan CIRI HIERARKIS GEREJA KATOLIK

Gereja Katolik: Satu, Kudus, Katolik & Apostolik
Syahadat iman Gereja Katolik dirumuskan dalam Kredo (credere = percaya). Ada dua rumusan kredo yaitu rumusan pendek dan rumusan panjang. Syahadat rumusan pendek disebut Syahadat Para Rasul karena menurut tradisi syahadat ini disusun oleh para rasul.Yang panjang disebut Syahadat Nikea yang disahkan dalam Konsili Nikea (325) yang menekankan keilahian Yesus. Dikemudian hari lazim disebut sebagai Syadat Nikea-Konstantinopel karena berhubungan dengan Konsili Konstantinopel I (381). Pada Konsili ini ditekankan keilahian Roh Kudus yang harus disembah dan dimuliakan bersama Bapa dan Putera.Syahadat inilah yang lebih banyak digunakan dalam liturgi-liturgi Gereja Katolik.

Continue reading “SIFAT dan CIRI HIERARKIS GEREJA KATOLIK”

Hidup Selibat Biarawan dan Biarawati

Tahbisan katedral hati tersuci Maria manado 9 April 2016 (sumber: penakatolik.com)

Gereja Katolik Roma menuntut para imamnya untuk tidak menikah seumur hidup dan taat pada kemurnian pribadi dalam pikiran maupun dalam perbuatan. Selibat bukan suatu pokok iman Katolik, melainkan tuntutan hukum Gereja yang mengatur cita-cita tentang hidup klerus Katolik. Selibat harus dibedakan dari kaul para religius untuk tidak menikah. Yesus mengajarkan bahwa ada orang yang dipanggil untuk mengabdikan diri seluruhnya hanya pada Allah. Maka Yesus sendiri menganjurkan selibat kepada murid-muridNya. Setelah mendengar ajaranNya tentang perkawinan yang tidak terceraikan, murid-muridNya mengatakan: “Kalau demikian halnya hubungan antara suami dan istri, lebih baik jangan kawin.” Lalu Yesus menjawab: “Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja. Ada orang yang tidak dapat kawin, karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri demi Kerajaan Surga. Siapa yang sanggup mengerti, hendaklah ia mengerti!” (Mat 19:11-12)