Matius 28:16-20 Renungan


Injil Matius 28:16-20

Mat 28:16Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka.
Mat 28:17Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.
Mat 28:18Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
Mat 28:19Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
Mat 28:20dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Bahan Renungan

Yesus mempersiapkan para murid untuk melaksanakan Amanat AgungNya. Berdasarkan berita yang disampaikan para perempuan itu, mereka pun berangkat menuju Galilea. Ternyata informasi tersebut benar adanya.

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus
Ilustrasi gambar facebook.com

Yesus telah mendahului mereka dan menampakkan diri-Nya di sana. Tapi, ada beberapa murid yang meragukan kebangkitan Yesus itu nyata atau hanya tipuan saja. keraguan manusia tidaklah menjadi penghalang bagi Yesus untuk memberikan ‘amanat agung’ kepada para murid. Karenanya sebelum ‘amanat agung’ itu diberikan kepada mereka, Yesus terlebih dahulu membereskan keraguan beberapa orang di antara mereka.

Yesus tidak menolak dan mempertanyakan keraguan mereka. Ia memilih untuk lebih mendekat kepada mereka, agar mereka melihat Yesus secara pribadi dari dekat. Sepertinya mendekatnya Yesus membawa pengaruh bagi mereka. Setelah para murid yakin sepenuhnya akan Yesus yang bangkit, pada momen itulah Yesus menegaskan bahwa otoritas dan kuasa yang dimilikiNya berasal dari Allah Bapa.

Yesus memberikan Amanat AgungNya kepada para murid, yaitu untuk menjadikan segala bangsa menjadi murid Yesus, dengan cara pergi melawat mereka, membaptiskan mereka, dan mengajarkan kebenaran Tuhan kepada mereka (19-20). Yesus sudah bangkit dan kini Dia. Ia menyertai kita di dalam Roh Kudus (Yoh 14:16,26) dan melalui Firman-Nya (Yoh 14:23). Yesus menghendaki para murid-Nya untuk pergi, melakukan sesuatu, tidak tinggal diam di zona nyaman. Mereka harus mengambil inisiatif, berusaha sedemikian rupa, agar orang lain juga dapat menjadi murid Yesus seperti mereka.


Tulisan ini dipublikasikan di Renungan dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *